Cara Membaca Kata Bahasa Inggris: Tebak Cara Pelafalan dari Ejaannya

WELE Team16 min read2 views
Cara Membaca Kata Bahasa Inggris: Tebak Cara Pelafalan dari Ejaannya
On this page

Bahasa Vietnam ditulis apa adanya dibaca apa adanya. Huruf "chuyên" hanya punya satu cara baca, dan Anda tidak pernah perlu buka kamus untuk tahu kata bahasa Vietnam baru terdengar seperti apa. Kebiasaan itu ikut Anda ke bahasa Inggris, lalu bertemu colonel dan patah.

Yang paling sering terjadi begini. Anda bisa baca kata di materi, paham artinya, pakai saat menulis, tapi di kepala Anda kata itu punya cara baca yang Anda bikin sendiri dari bentuk hurufnya. Saat mendengar orang mengucapkan kata itu dengan benar, Anda tidak mengenalinya. Kosakatanya ada, telinganya tidak.

Ejaan bahasa Inggris tidak seragam, tapi juga bukan undian. Ada lapisan aturan cukup stabil untuk diajarkan, dan kalau tahu aturan itu, ketemu kata asing Anda bisa tebak cara baca yang masuk akal alih-alih membeku atau membaca ala bahasa Vietnam. Artikel ini mengumpulkan aturan itu, dengan contoh nyata dan transkripsi IPA, dan terus terang di bagian mana aturan habis berguna.

Seberapa bisa ditebak ejaan bahasa Inggris

Ejaan bahasa Inggris hampir membeku sejak era mesin cetak, sementara cara ucapannya terus berjalan ratusan tahun lagi. Itu akar selisih antara bentuk huruf dan bunyi, dan artikel tentang bunyi bisu dalam bahasa Inggris punya bagian sejarah lengkap kalau Anda penasaran.

Sisanya tetap ada sistemnya. Aturan dalam artikel ini tidak bekerja per huruf satu per satu, melainkan di tingkat posisi dan akhiran: huruf c berdiri sebelum huruf apa, huruf e ada di mana dalam kata, kata berakhir dengan rangkaian apa. Belajar menurut posisi berarti satu aturan menutupi ratusan kata sekaligus. Sebaliknya, tidak ada aturan di sini yang benar mutlak, jadi anggap saja masing-masing sebagai hipotesis yang perlu dikonfirmasi ulang.

Transkripsi dalam artikel ini default-nya aksen British English, bagian yang beda jelas dengan aksen American English ada catatan. Kalau simbol IPA masih asing, artikel pelafalan bahasa Inggris punya tabel IPA lengkap dan daftar bunyi yang sering salah diucapkan orang Vietnam.

Huruf e di akhir kata memanjangkan vokal di depannya

Aturan ini sebaiknya dihafal duluan karena menyentuh kata-kata paling dasar. Huruf e di akhir kata tidak dibaca, tapi mengubah vokal di depannya dari bunyi pendek ke bunyi panjang atau vokal rangkap.

Tanpa e di akhirTranskripsiAda e di akhirTranskripsi
mad/mæd/made/meɪd/
hop/hɒp/hope/həʊp/
bit/bɪt/bite/baɪt/
cut/kʌt/cute/kjuːt/
tap/tæp/tape/teɪp/
pin/pɪn/pine/paɪn/
not/nɒt/note/nəʊt/
plan/plæn/plane/pleɪn/
rob/rɒb/robe/rəʊb/
hug/hʌɡ/huge/hjuːdʒ/

Kesalahan kebalikannya juga umum: lihat huruf e lalu dipaksa dibaca, dan kata satu suku kata jadi dua. Kata made cuma punya satu suku kata, /meɪd/.

Lalu bagian aturan bocor. Sekelompok kata yang sangat sering muncul punya huruf e di akhir tapi vokal di depannya tetap pendek.

KataTranskripsiMengapa ada huruf e
have/hæv/ejaan bahasa Inggris tidak mengakhiri kata dengan huruf v
give/ɡɪv/alasan sama dengan have
live (kata kerja)/lɪv/alasan sama, dan beda jauh dengan kata sifat live /laɪv/
love/lʌv/alasan sama
glove/ɡlʌv/alasan sama
come/kʌm/kata kuno, vokal sudah dipendekkan sejak lama
some/sʌm/sekelompok dengan come
done/dʌn/sekelompok dengan come
gone/ɡɒn/sekelompok dengan come
one/wʌn/plus ada bunyi /w/ yang tidak ada di tulisan

Kelompok yang berakhiran -ve punya alasan jelas dan bisa dipakai sebagai sub-aturan: bahasa Inggris tidak menulis kata yang berakhir dengan huruf v, jadi huruf e di sana cuma pengisi. Kelompok come, some, done, gone harus diingat sendiri, tapi untungnya itu kata yang Anda temui setiap hari.

Huruf c dan huruf g: lunak atau keras tergantung huruf setelahnya

Huruf c dan huruf g masing-masing punya dua cara baca, dan huruf tepat setelahnya yang menentukan pilih yang mana. Di depan e, i, y dibaca lunak. Di depan a, o, u atau konsonan dibaca keras.

HurufDibacaKapanContoh dengan transkripsi
c lunak/s/sebelum e, i, ycity /ˈsɪti/, cell /sel/, cycle /ˈsaɪkl/, circle /ˈsɜːkl/, decide /dɪˈsaɪd/
c keras/k/sebelum a, o, u atau konsonancat /kæt/, cold /kəʊld/, cup /kʌp/, class /klɑːs/, cream /kriːm/
g lunak/dʒ/sebelum e, i, ygym /dʒɪm/, giant /ˈdʒaɪənt/, gentle /ˈdʒentl/, energy /ˈenədʒi/, engine /ˈendʒɪn/
g keras/ɡ/sebelum a, o, u atau konsonangame /ɡeɪm/, go /ɡəʊ/, gun /ɡʌn/, glass /ɡlɑːs/, green /ɡriːn/
g keras, pengecualian/ɡ/sebelum e, i meski aturan bilang lunakget /ɡet/, girl /ɡɜːl/, give /ɡɪv/, gift /ɡɪft/, begin /bɪˈɡɪn/, together /təˈɡeðə/
cc/ks/c kedua berdiri sebelum e atau iaccept /əkˈsept/, accident /ˈæksɪdənt/, success /səkˈses/

Untuk huruf c, aturan ini jarang punya pengecualian dan bisa dipakai sebagai hukum. Untuk huruf g bocornya lebih banyak, dan ironisnya kasus bocor itu justru kata sehari-hari. Cara praktisnya: anggap c sebagai aturan, g sebagai aturan plus daftar pengecualian pendek yang perlu dihafal.

Baris terakhir tabel sering terlewat: dua huruf c berurutan, c kedua berdiri sebelum e atau i, maka keduanya dibaca, yang pertama keras dan yang kedua lunak. Makanya accept punya /k/ sekaligus /s/.

Akhiran yang menarik tekanan ke tempak lain

Bahasa Vietnam melafalkan suku kata hampir merata, setiap suku kata punya nada sendiri dan tidak ada suku kata yang ditelan. Bahasa Inggris beda: satu suku kata ditekan jelas, sisanya menciut dan vokalnya sering turun ke /ə/. Orang Vietnam terbiasa membaca merata, makanya saat mendengar tidak mengenali ejaan yang sudah mereka tahu.

Tekanan juga tidak diam di satu tempat dalam satu keluarga kata. Tambah akhiran, tekanan pindah, dan bentuk bunyi kata ikut berubah. Kata photograph adalah /ˈfəʊtəɡrɑːf/, tekan di suku kata pertama. Kata photographer adalah /fəˈtɒɡrəfə/, tekan di suku kata kedua, dan vokal awal turun jadi /ə/ yang samar. Kata photographic adalah /ˌfəʊtəˈɡræfɪk/, tekan di suku kata ketiga. Tiga kata satu akar, tiga tempat tekan, dan saat didengar terdengar seperti tiga kata yang tidak ada hubungan.

Aturan ringkasnya: akhiran -ic, -ical, -ity, -tion, -sion, -ial, -ian, -graphy, -logy menarik tekanan ke suku kata tepat sebelum akhiran itu.

Kata dasarTranskripsiKata dengan akhiranTranskripsi
photograph/ˈfəʊtəɡrɑːf/photographic/ˌfəʊtəˈɡræfɪk/
atom/ˈætəm/atomic/əˈtɒmɪk/
drama/ˈdrɑːmə/dramatic/drəˈmætɪk/
science/ˈsaɪəns/scientific/ˌsaɪənˈtɪfɪk/
strategy/ˈstrætədʒi/strategic/strəˈtiːdʒɪk/
educate/ˈedʒukeɪt/education/ˌedʒuˈkeɪʃn/
compete/kəmˈpiːt/competition/ˌkɒmpəˈtɪʃn/
inform/ɪnˈfɔːm/information/ˌɪnfəˈmeɪʃn/
able/ˈeɪbl/ability/əˈbɪləti/
active/ˈæktɪv/activity/ækˈtɪvəti/
electric/ɪˈlektrɪk/electricity/ɪˌlekˈtrɪsəti/
politics/ˈpɒlətɪks/political/pəˈlɪtɪkl/
history/ˈhɪstri/historical/hɪˈstɒrɪkl/
biology/baɪˈɒlədʒi/biological/ˌbaɪəˈlɒdʒɪkl/

Beberapa pengecualian yang perlu diingat untuk -ic: Arabic, politics, arithmetic dan lunatic. Kata-kata ini menahan tekanan di awal, tidak pindah ke tepat sebelum akhiran.

Tekanan punya pola perpindahan lain, antara kata benda dan kata kerja yang ejaannya sama persis seperti record atau export. Pola itu sudah punya tabel sendiri di artikel pelafalan bahasa Inggris. Soal seberapa jauh suku kata tidak tertekan menciut saat bicara cepat masuk ke connected speech.

Akhiran yang otomatis mengunci cara baca

Beberapa akhiran kata dibaca persis sama di setiap kata yang memakainya. Hafal sekitar tujuh akhiran di bawah ini, Anda bisa urus bagian akhir banyak kata panjang, dan kata panjang memang tempat pelajar paling sering ragu.

AkhiranDibacaContoh dengan transkripsi
-tion/ʃən/nation /ˈneɪʃn/, information /ˌɪnfəˈmeɪʃn/, attention /əˈtenʃn/
-sion setelah vokal/ʒən/decision /dɪˈsɪʒn/, television /ˈtelɪvɪʒn/, confusion /kənˈfjuːʒn/, occasion /əˈkeɪʒn/
-sion setelah konsonan/ʃən/tension /ˈtenʃn/, mission /ˈmɪʃn/, discussion /dɪˈskʌʃn/, expression /ɪkˈspreʃn/
-stion/stʃən/question /ˈkwestʃən/, suggestion /səˈdʒestʃən/
-ture/tʃə/picture /ˈpɪktʃə/, future /ˈfjuːtʃə/, culture /ˈkʌltʃə/, temperature /ˈtemprətʃə/
-sure setelah vokal/ʒə/measure /ˈmeʒə/, pleasure /ˈpleʒə/, treasure /ˈtreʒə/
-sure setelah konsonan/ʃə/pressure /ˈpreʃə/

Akhiran -sion punya dua cara baca yang bisa dibedakan dari huruf tepat sebelumnya: setelah vokal /ʒən/, setelah konsonan /ʃən/. Pasangan -sure terbagi dengan logika yang sama.

Buku latihan terbuka dengan pensil, ilustrasi belajar aturan membaca kata bahasa Inggris
AkhiranDibacaContoh dengan transkripsi
-ous/əs/famous /ˈfeɪməs/, nervous /ˈnɜːvəs/, dangerous /ˈdeɪndʒərəs/, obvious /ˈɒbviəs/, enormous /ɪˈnɔːməs/
-cious, -tious/ʃəs/delicious /dɪˈlɪʃəs/, ambitious /æmˈbɪʃəs/
-age (kata asal Inggris)/ɪdʒ/village /ˈvɪlɪdʒ/, message /ˈmesɪdʒ/, package /ˈpækɪdʒ/, manage /ˈmænɪdʒ/, average /ˈævərɪdʒ/
-age (kata pinjaman Prancis)/ɑːʒ/massage /ˈmæsɑːʒ/, collage /ˈkɒlɑːʒ/, sabotage /ˈsæbətɑːʒ/

Akhiran -ous dibaca ringan dan samar jadi /əs/, tidak pernah /aʊs/. Kesalahan ini sangat umum dan wajar, karena rangkaian ou di tempat lain memang /aʊ/.

Akhiran -ate harus lihat jenis kata dulu baru dibaca benar. Ejaan sama, kata benda dan kata sifat dibaca /ət/, kata kerja dibaca /eɪt/.

KataKata benda atau kata sifatKata kerjaArti
separate/ˈseprət//ˈsepəreɪt/terpisah, memisahkan
graduate/ˈɡrædʒuət//ˈɡrædʒueɪt/lulusan, lulus
estimate/ˈestɪmət//ˈestɪmeɪt/perkiraan, memperkirakan
moderate/ˈmɒdərət//ˈmɒdəreɪt/sedang, menyeimbangkan
appropriate/əˈprəʊpriət//əˈprəʊprieɪt/sesuai, mempergunakan
duplicate/ˈdjuːplɪkət//ˈdjuːplɪkeɪt/salinan, menggandakan
delegate/ˈdelɪɡət//ˈdelɪɡeɪt/delegasi, mendelegasikan
deliberate/dɪˈlɪbərət//dɪˈlɪbəreɪt/sengaja, mempertimbangkan matang

Kalimat "We need to separate the two files" dan kalimat "They are separate files" tulisan separate-nya sama tapi dibaca beda. Arah sebaliknya juga berguna untuk telinga: dengar /ˈsepəreɪt/ berarti kata kerja, dengar /ˈseprət/ berarti kata sifat.

Pasangan vokal, bagian aturan paling longgar

Dua vokal berdampingan adalah bagian bahasa Inggris paling kacau. Satu rangkaian bisa keluar tiga empat bunyi berbeda dan bentuk huruf tidak kasih petunjuk untuk memilih. Cara belajar praktis: hafal daftar kemungkinannya, lalu kaitkan masing-masing dengan beberapa kata yang sudah Anda kenal.

RangkaianDibacaContoh dengan transkripsi
ea/iː/eat /iːt/, team /tiːm/, speak /spiːk/, season /ˈsiːzn/
ea/e/bread /bred/, head /hed/, ready /ˈredi/, weather /ˈweðə/, health /helθ/
ea/eɪ/great /ɡreɪt/, break /breɪk/, steak /steɪk/
ea sebelum r/ɜː/learn /lɜːn/, earth /ɜːθ/, early /ˈɜːli/
ee/iː/see /siː/, meet /miːt/, three /θriː/, green /ɡriːn/, sleep /sliːp/
oo/ʊ/book /bʊk/, look /lʊk/, good /ɡʊd/, foot /fʊt/, cook /kʊk/
oo/uː/food /fuːd/, moon /muːn/, school /skuːl/, tooth /tuːθ/, choose /tʃuːz/
oo/ʌ/blood /blʌd/, flood /flʌd/
oo sebelum r/ɔː/door /dɔː/, floor /flɔː/

Rangkaian ee jauh lebih stabil, dibaca /iː/ di sebagian besar kata umum. Rangkaian ea punya tiga cara baca utama, dan pasangan read bentuk sekarang /riːd/ dengan read bentuk lampau /red/ masuk dua cara pertama.

Rangkaian oo punya trik kecil yang layak dipercaya: langsung diikuti huruf k dibaca pendek /ʊ/, seperti book, look, cook, took, shook, hook. Di luar itu harus diingat per kelompok kata.

RangkaianDibacaContoh dengan transkripsi
ou/aʊ/house /haʊs/, about /əˈbaʊt/, sound /saʊnd/, mouth /maʊθ/
ou/ʌ/country /ˈkʌntri/, young /jʌŋ/, touch /tʌtʃ/, couple /ˈkʌpl/, trouble /ˈtrʌbl/
ou/uː/group /ɡruːp/, soup /suːp/, through /θruː/
ou/ʊ/could /kʊd/, would /wʊd/, should /ʃʊd/
ow/aʊ/now /naʊ/, how /haʊ/, down /daʊn/, town /taʊn/
ow/əʊ/know /nəʊ/, show /ʃəʊ/, window /ˈwɪndəʊ/, yellow /ˈjeləʊ/, follow /ˈfɒləʊ/
ai/eɪ/rain /reɪn/, train /treɪn/, wait /weɪt/, main /meɪn/
ay/eɪ/day /deɪ/, play /pleɪ/, stay /steɪ/, away /əˈweɪ/
-ain tidak tertekan/ɪn/ atau /ən/mountain /ˈmaʊntɪn/, captain /ˈkæptɪn/, certain /ˈsɜːtn/

Rangkaian ow punya pegangan yang bisa dipakai: di akhir kata dua suku kata biasanya /əʊ/, seperti window, yellow, follow, tomorrow, borrow. Di kata satu suku kata terbagi dua, now dan how satu sisi, know dan show sisi lain.

Pasangan ai dan ay bagi tugas menurut posisi: ai di tengah kata, ay di akhir, keduanya dibaca /eɪ/. Dua pengecualian yang perlu diingat karena dipakai setiap hari: said /sed/ dan says /sez/.

Kelompok ough, bagian yang harus dihafal

Rangkaian ough tidak punya aturan. Punya enam cara baca atau lebih dan bentuk huruf tidak kasih petunjuk untuk memilih, jadi satu-satunya cara hafal per kata.

KataTranskripsiArti
though/ðəʊ/meskipun
dough/dəʊ/adonan
through/θruː/melewati
tough/tʌf/sulit, keras
rough/rʌf/kasar, bergelombang
enough/ɪˈnʌf/cukup
cough/kɒf/batuk
thought/θɔːt/pikiran, sudah berpikir
bought/bɔːt/sudah membeli
bough/baʊ/cabang besar
thorough/ˈθʌrə/menyeluruh
borough/ˈbʌrə/kecamatan, distrik

Satu-satunya hiburan: daftar ini pendek dan tertutup, tidak akan ada kata baru lagi. Kalau Anda ingin tahu mengapa rangkaian empat huruf bisa keluar sebanyak itu bunyi, bagian sejarahnya ada di artikel tentang bunyi bisu.

Akhiran -ed dan akhiran -s dibaca menurut bunyi di depannya

Dua akhiran ini sering diremehkan karena tidak mengubah arti kata. Padahal justru di sini bahasa Inggris menyembunyikan waktu dan jamak, dan orang Vietnam sering menelan keduanya sekaligus.

Yang paling penting tentang akhiran -ed: cara bacanya tergantung bunyi di depannya, bukan huruf. Hanya kalau kata kerja berakhir dengan bunyi /t/ atau /d/, -ed baru jadi suku kata sendiri /ɪd/. Semua kasus lain, cuma konsonan tambahan menempel di akhir kata.

DibacaSaat bunyi akhir kata kerja adalahContoh dengan transkripsi
/ɪd//t/ atau /d/wanted /ˈwɒntɪd/, needed /ˈniːdɪd/, decided /dɪˈsaɪdɪd/, started /ˈstɑːtɪd/, visited /ˈvɪzɪtɪd/
/t/bunyi tak bersuara selain /t/: /p f k s ʃ tʃ θ/stopped /stɒpt/, worked /wɜːkt/, watched /wɒtʃt/, finished /ˈfɪnɪʃt/, laughed /lɑːft/, asked /ɑːskt/
/d/bunyi bersuara selain /d/, termasuk vokalplayed /pleɪd/, called /kɔːld/, opened /ˈəʊpənd/, listened /ˈlɪsnd/, arrived /əˈraɪvd/, changed /tʃeɪndʒd/

Tulisan menipu cukup banyak di sini. Kata laughed berakhir dengan rangkaian ed tapi bunyi sebelumnya /f/, jadi /lɑːft/. Kata liked punya huruf e di tengah tapi tidak ada bunyi di sana, /laɪkt/, satu suku kata. Arah sebaliknya, kebiasaan menambah /ɪd/ ke semua kata kerja bikin worked jadi dua suku kata, dan pendengar harus berhenti menebak Anda baru saja bilang kata apa.

Akhiran -s terbagi tiga dengan logika yang sama.

DibacaSaat bunyi akhir kata adalahContoh dengan transkripsi
/ɪz/bunyi desis: /s z ʃ ʒ tʃ dʒ/buses /ˈbʌsɪz/, boxes /ˈbɒksɪz/, watches /ˈwɒtʃɪz/, pages /ˈpeɪdʒɪz/, dishes /ˈdɪʃɪz/
/s/bunyi tak bersuara: /p t k f θ/books /bʊks/, cats /kæts/, maps /mæps/, months /mʌnθs/, stops /stɒps/
/z/bunyi bersuara dan vokaldogs /dɒɡz/, pens /penz/, keys /kiːz/, jobs /dʒɒbz/, girls /ɡɜːlz/

Dalam mendengarkan, ini bagian paling banyak informasi hilang. Kalimat "He works here" dan kalimat "He worked here" beda cuma satu konsonan akhir, /s/ dengan /t/, dan keduanya sangat ringan. Telinga belum terbiasa menangkap konsonan akhir, petunjuk waktu seluruh kalimat hilang, dan Anda paham isinya tapi salah waktu.

Kata-kata bentuk hurufnya menipu

Masih ada sekelompok kata yang tidak ada aturan bisa selamatkan, karena tulisan dan ucapannya sudah terlalu jauh. Celakanya banyak kata dalam kelompok ini justru dipakai setiap hari.

Sebagian besar punya mekanisme sama, bukan sepenuhnya acak: suku kata tidak tertekan di tengah kata rontok total saat diucapkan. comfortable rontok suku kata kedua, vegetable rontok suku kata ketiga, chocolate dan interesting juga begitu.

KataTranskripsiArtiBagian yang menipu
Wednesday/ˈwenzdeɪ/Rabuhuruf d di tengah hilang total
comfortable/ˈkʌmftəbl/nyamantiga suku kata, bukan empat
vegetable/ˈvedʒtəbl/sayuransuku kata ge di tengah rontok
chocolate/ˈtʃɒklət/cokelatdua suku kata, bukan tiga
business/ˈbɪznəs/pekerjaan, bisnisdua suku kata, huruf i kedua tidak dibaca
interesting/ˈɪntrəstɪŋ/menariktiga suku kata, tekan di awal
restaurant/ˈrestrɒnt/restoranrangkaian au di tengah hampir hilang
February/ˈfebruəri/Februarihuruf r pertama sering dihilangkan saat bicara cepat
Tuesday/ˈtjuːzdeɪ/Selasaawal dengan /tj/, aksen American English /ˈtuːzdeɪ/
colonel/ˈkɜːnl/koloneldibaca persis seperti kernel, tidak ada bunyi /l/ di tengah
iron/ˈaɪən/besi, setrikahuruf r tidak keluar dalam aksen British English
clothes/kləʊðz/pakaianterdengar hampir sama dengan close
cupboard/ˈkʌbəd/lemari piringhuruf p bisu, dua kata lama menempel
salmon/ˈsæmən/salmonhuruf l tidak dibaca
choir/ˈkwaɪə/paduan suararangkaian ch dibaca /kw/
suite/swiːt/suite kamar, sethomofon dengan sweet

Wednesday, colonel dan iron memang sisa sejarah, tidak ada mekanisme untuk menebaknya. Kalau pekerjaan Anda kadang harus membaca nama atau alamat email lewat telepon, nama panggilan tiap huruf lain ceritanya, dan artikel alfabet bahasa Inggris punya bagian itu plus tabel NATO.

Setelah menebak tetap harus mendengar untuk tahu benar atau tidak

Semua aturan di atas memberi hipotesis tentang bagaimana kata terdengar, dan hanya telinga yang bisa mengonfirmasi hipotesis itu.

Bagian paling berbahaya adalah kata yang sudah Anda baca bertahun-tahun tapi belum pernah dengar orang mengucapkannya. Di kepala, kata itu punya satu cara ucap, dibangun dari bentuk huruf waktu baru belajar, lalu diam di sana. Tidak ada yang koreksi, karena Anda tidak mengucapkannya. Saat kata itu muncul dalam percakapan biasa, Anda dengar lewat tanpa mengenali kata yang artinya sudah Anda pahami.

Dictation menemukan kata-kata itu, karena memaksa Anda menulis apa yang menurut Anda baru didengar. Jarak antara tulisan Anda dan transkrip asli persis daftar kata yang salah di kepala.

Contoh konkret. Kalimat audio punya kata comfortable, Anda dengar tiga suku kata lewat cepat dan tulis comftable, atau kosong karena tidak sempat. Buka transkrip, ternyata comfortable, dan saat itu juga Anda tahu cara baca empat suku kata yang selama ini dipakai diam-diam selama bertahun-tahun itu buatan sendiri.

Contoh lain dari bagian akhiran -ed. Kalimat "He asked me last week" diucapkan natural, rangkaian /skt/ menempel ke /m/ dan akhirannya hampir hilang, jadi Anda tulis "He ask me last week". Lihat transkrip, ada ed di sana, dan lain kali telinga mulai menunggunya. Ulangi beberapa kali, refleks berubah, tidak perlu hafal aturan tambahan.

Perpustakaan podcast di WELE punya transkrip per kalimat, jadi siklus dengar-tulis-cocokkan langsung jalan. Kalau belum jelas harus mulai dari level mana, tes level mendengarkan cuma butuh beberapa menit, sedangkan proses lima langkah menjelaskan cara mengetik satu cuplikan supaya dapat hasil.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah belajar aturan baca cukup untuk pelafalan standar?

Tidak cukup. Aturan memberi tahu kata seharusnya terdengar seperti apa, tapi mulut Anda menghasilkan bunyi itu adalah keterampilan lain, tergantung posisi lidah, bentuk bibir dan aliran napas. Dua hal ini saling melengkapi, bukan saling menggantikan, dan bagian menghasilkan bunyi ada di artikel pelafalan bahasa Inggris.

Mengapa saya tahu arti kata tapi saat mendengar tidak keluar?

Biasanya karena cara baca tersimpan di kepala beda dengan cara kata benar-benar terdengar, atau karena tekanan yang Anda letakkan salah sehingga bentuk bunyi kata meleset. Kosakata belajar lewat mata tersimpan dalam bentuk tulisan, sedangkan saat mendengar Anda butuh dalam bentuk bunyi.

Harus cek IPA atau dengar contoh di kamus?

Lakukan keduanya dalam satu kali cek. Cambridge Dictionary dan Oxford Learner Dictionaries punya transkripsi plus audio untuk aksen British dan American. Kalau mau dengar kata dalam kalimat nyata, Youglish dan Forvo lebih praktis.

Harus ikut aksen British atau American?

Pilih satu aksen untuk latihan bicara dan konsisten, tapi saat mendengar Anda perlu terbiasa dengan keduanya karena tidak bisa memilih lawan bicara. Tiga perbedaan paling jelas: huruf r di akhir kata, vokal dalam class atau dance, dan huruf t di antara dua vokal dalam water atau better.

Apakah anak native belajar aturan ini?

Ya, di sekolah dasar mereka belajar phonics, persis kelompok aturan dalam artikel ini. Bedanya arahnya: mereka sudah punya bunyi di kepala dan belajar menuliskannya, sedangkan Anda jalannya terbalik, dari tulisan membangun kembali bunyi. Itu alasan langkah mendengar tidak bisa dilewati.

Cara pakai artikel ini paling masuk akal: taruh di samping tempat Anda baca bahasa Inggris sehari-hari, ketemu kata asing tebak dulu menurut aturan, lalu dengar sekali untuk konfirmasi. Lakukan beberapa minggu, jumlah kata yang salah di kepala berkurang pelan-pelan. Belajar kosakata dalam konteks bikin langkah konfirmasi itu terjadi lebih natural daripada duduk cek satu per satu.

WELE Team
The WELE team writes about dictation, listening practice and how to keep self-study going.