Bentuk lampau steal: stole, stolen, dan kenapa kalimat passive yang paling sering kamu dengar

WELE Team15 min read1 views
Bentuk lampau steal: stole, stolen, dan kenapa kalimat passive yang paling sering kamu dengar
On this page

Anda mendengarkan dan menuliskan dictation sebuah berita pendek. Pembacanya mengucapkan satu kalimat, Anda menulis "His bike was sold last week", tapi tanda merah tepat di kata terakhir. Kalimat sebenarnya adalah "His bike was stolen last week". Jawaban singkat dulu: bentuk lampau steal adalah stole, sedangkan past participle-nya adalah stolen. Bentuk V-ing adalah stealing, orang ketiga tunggal adalah steals.

Steal sulit di dua hal yang sangat khusus. Pertama, bentuk yang paling sering Anda temui di kehidupan nyata bukan stole melainkan stolen, karena kehilangan barang hampir selalu diceritakan dengan kalimat pasif: orang bilang "my phone was stolen" bukan jarang bilang "someone stole my phone". Kedua, kata dasar steal sudah berada di tengah sekelompok kata yang terdengar mirip: still, steel, dan dalam bentuk lampau stole tabrakan dengan sold dan stroll.

Artikel ini menelusuri semuanya: tabel bentuk steal dan keluarga kata kerjanya, kapan pakai stole kapan pakai stolen, batas antara steal dan rob yang dalam bahasa Indonesia digabung jadi satu, dan bagian paling penting bagi yang latihan mendengarkan adalah bagaimana tiga kata itu terdengar dalam kalimat dengan kecepatan normal.

Tabel bentuk steal, dan keluarga o-e-nya

Lima bentuk, ringkas dalam satu tabel. Kolom transkripsi ditulis menurut aksen Amerika, di mana aksen Inggris jelas berbeda ditulis tambahan.

BentukKataTranskripsiContoh singkat
Bentuk dasar (V1)steal/stiːl/Do not steal my seat.
Orang ketiga tunggalsteals/stiːlz/He steals the show.
Lampau sederhana (V2)stole/stoʊl/ (Inggris: /stəʊl/)Someone stole my bag.
Past participle (V3)stolen/ˈstoʊlən/My bike was stolen.
Present participlestealing/ˈstiːlɪŋ/He was stealing time.

Steal termasuk keluarga kata kerja dengan pola yang sangat teratur: vokal panjang /iː/ di bentuk sekarang, berganti ke /oʊ/ di lampau sederhana, lalu tetap /oʊ/ dan menambah akhiran -en di participle. Pola yang sama: speak spoke spoken, break broke broken, freeze froze frozen, choose chose chosen, weave wove woven. Ingat speak spoke spoken, maka steal stole stolen sudah ada di kepala Anda, tinggal ganti bagian awal kata.

Akhiran -en di stolen bukan hiasan. Itu jejak sistem kata kerja kuat dalam bahasa Jerman Kuno, di mana participle lampau membawa sufiks sendiri untuk menandai perannya dalam kalimat. Dalam bahasa Inggris modern, sufiks itu hanya masih hidup di satu kelompok kata kerja dan steal ada di kelompok itu. Konsekuensi praktisnya sangat ringkas: begitu mendengar akhiran -en, Anda pasti tahu di depannya harus ada have, has, had atau bentuk be.

Ejaan steal juga perlu dibahas. Kombinasi ea dalam bahasa Inggris dibacanya sangat kacau: di steal /iː/, di bread /e/, di great /eɪ/, di heard /ɜːr/. Karena itu Anda tidak bisa menebak cara bacanya dari bentuk tulisan, dan steal justru dibaca persis sama dengan steel, kata benda berarti baja. Dua kata sangat berbeda, tulisannya berbeda, bacanya identik.

Beberapa kata kerja pola sama lainnya layak dilihat supaya mata terbiasa: bentuk lampau speak adalah salinan bentuk steal yang paling dekat jadi cocok dipelajari bersamaan, bentuk lampau break juga punya broken yang sering muncul di pasif persis seperti stolen, sedangkan bentuk lampau choose menambah kerumitan karena chose dan choose hanya beda satu huruf o saat ditulis. Jika Anda mengulang seluruh sistem bukan hanya satu kata kerja, buka dulu artikel tata bahasa Inggris.

Kapan pakai stole, kapan pakai stolen

Aturan paling ringkas: stole berdiri sendiri sebagai kata kerja utama, stolen tidak pernah berdiri sendiri melainkan selalu butuh have, has, had atau bentuk be di depannya. Untuk steal, bentuk be di depan jauh lebih penting daripada kata kerja lain, karena sebagian besar kalimat nyata tentang kehilangan barang adalah kalimat pasif.

KalimatBenar atau salahMengapa
Someone stole my wallet on the bus.BenarLampau sederhana, ada subjek pelaku
My wallet was stole on the bus.SalahSetelah was harus participle stolen
My wallet was stolen on the bus.BenarPasif memakai participle, tidak perlu tahu siapa yang mengambil
He has stole two bikes this year.SalahSetelah has harus stolen
Did anyone steal the files?BenarSetelah did bentuk dasar steal
The car had been stolen before we arrived.BenarPast perfect pasif, tetap stolen

Bagian yang benar-benar membingungkan bukan antara stole dan stolen, melainkan antara steal dan tiga kata kerja lain yang bahasa Indonesia gabungkan jadi kata mencuri atau mengambil. Tabel di bawah memisahkannya.

Pasangan kalimatPerbedaannya di mana
They stole my laptop. / They robbed me.steal menyertai barang yang diambil. rob menyertai orang atau tempat yang dirampok
Someone stole from the shop. / Someone robbed the shop.steal from adalah mencuri tanpa diketahui. rob biasanya disertai ancaman atau kekerasan
My phone was stolen. / I lost my phone.stolen berarti ada orang yang mengambil. lost berarti Anda sendiri yang kehilangan
He stole a glance at her. / He looked at her.steal a glance berarti melirik diam-diam, tindakan sembunyi-sembunyi. look berarti melihat secara terbuka
The film was a steal at that price. / The film was stolen.a steal di sini adalah kata benda berarti terlalu murah. stolen baru berarti dicuri
She stole the show. / She won the show.steal the show berarti menarik semua perhatian. win berarti memang menang kompetisi

Satu poin lagi: rob tidak menyertai barang. "They robbed my laptop" adalah kalimat salah, meski pendengar masih bisa menebak maksud Anda. Struktur yang benar adalah "They robbed me of my laptop" atau lebih ringkas "They stole my laptop". Jika hanya ingat satu hal dari tabel di atas, ingat yang ini, karena ini kesalahan yang paling sering ketahuan dalam tulisan dan ucapan.

Mendengarkan stole dan stolen dalam kalimat nyata

Ini bagian yang tabel konjugasi tidak pernah bantu. Di kertas, steal, still dan steel adalah tiga kata yang jelas berbeda. Dalam suara, dua dari tiga kata itu identik dan sisanya hanya beda satu vokal yang orang Indonesia sering samakan.

Steal dan steel adalah dua kata yang dibaca persis sama. Keduanya /stiːl/. Tidak ada cara membedakannya dari pendengaran, hanya menebak dari konteks: jika kalimat tentang pabrik, jembatan, harga material, itu steel; jika tentang barang dan orang, itu steal.

Steal dan still beda di ketegangan vokal, bukan panjangnya. /iː/ di steal tegang, lidah mendorong tinggi dan ke depan. /ɪ/ di still lebih longgar dan lebih rendah. Orang Indonesia sering membaca keduanya jadi satu bunyi i di tengah, dan telinga yang sudah terbiasa dengan pengucapan seperti itu juga mendengarnya seperti itu. "He was still there" dan "He was steal there", kalimat kedua tidak masuk akal, tapi saat menulis dictation Anda tidak sempat memikirkan itu.

Stole dan sold sangat mudah tertukar. Dua kata punya vokal /oʊ/ sama dan bunyi /l/ sama di dekat akhir, hanya beda rangkaian konsonan akhir dan bunyi awal. "He stole it last year" dengan "He sold it last year" adalah dua kalimat tentang dua hal yang berlawanan, dan dalam latihan mendengarkan cerita keduanya sama-sama masuk akal.

Was dan were sebelum stolen hampir tak terdengar. "My phone was stolen" dalam ucapan nyata meringkas jadi "my phone wz stolen", bagian was hanya tersisa bunyi /wəz/ sangat ringan tanpa tekanan. Mendengarnya terlewat berarti menulis "my phone stolen", kalimat tanpa kata kerja yang telinga Anda anggap tetap cukup bermakna.

Akhiran -en stolen meringkas jadi satu bunyi hidung. Di "stolen", suku kata kedua tidak punya vokal jelas, hanya bunyi /l/ langsung masuk ke /n/. Kalimat "it was stolen" terdengar hampir "it wz stoln", dua suku kata bukan tiga seperti di tulisan.

Stolen dan swollen hanya beda satu konsonan di tengah. Keduanya /oʊ/ ditambah /l/ ditambah akhiran hidung, dan keduanya sering muncul di berita atau cerita tentang suatu kejadian. Kalimat "his ankle was swollen" dan "his wallet was stolen" punya irama yang persis sama.

Di tabel berikut, kalimat asli berdiri di samping ucapan cepat dan kesalahan mengetik yang umum. Kolom tengah mengikuti pendengaran. Tabel di atas itulah tempat transliterasi standar.

Kalimat asliTerdengar sepertiPelajar sering menulis menjadi
My bike was stolen last week.mai baik wz stoln last weekMy bike was sold last week.
Someone stole it from the lobby.sumwun stol-it frm the lobbySomeone sold it from the lobby.
He is still learning the job.hiz stil lerning the jobHe is steal learning the job.
The roof is made of steel.the ruf s meid v stiilThe roof is made of steal.
Two laptops have been stolen.tu laptops v bin stolnTwo laptops have been stole.
She stole the show at the end.shi stol the sho t the endShe sold the show at the end.

Lihat kolom ketiga, kesalahan jatuh ke tiga jenis. Jenis pertama adalah kesalahan konsonan akhir, terlihat jelas pada stole menjadi sold, karena klaster /ld/ dan /l/ telanjang hanya beda satu ketukan sangat ringan. Jenis kedua adalah kesalahan vokal tegang-longgar, yaitu still menjadi steal dan sebaliknya. Jenis ketiga adalah kesalahan tata bahasa yang terungkap saat mengetik: telinga sudah benar mendengar have been, tangan tetap mengisi stole di kotak berikutnya, karena stole adalah bentuk yang lebih familiar.

Ilustrasi kata kerja bantu tanpa tekanan yang hampir menghilang di antara dua kata kuat dalam gelombang suara
Was sebelum stolen adalah bagian paling ringan dan juga yang paling sering terlewat saat mengetik.

Satu sesi dictation di WELE menampilkan rangkaian itu dengan sangat jelas. Anda mengetik ulang kalimat persis seperti yang didengar, bagian penilaian menunjuk ke kata yang meleset, dan Anda melihat sold milik Anda berdampingan dengan stolen dari teks asli. Informasi yang Anda dapatkan bukan bentuk lampau dari steal, itu sudah Anda tahu. Informasi sebenarnya adalah telinga Anda sedang menggabungkan dua klaster konsonan akhir yang berbeda menjadi satu.

Khusus untuk steal, ada satu detail yang layak dimanfaatkan saat latihan: bentuk yang paling perlu Anda hafal adalah stolen, bukan stole, karena pasif adalah pola kalimat yang paling sering muncul untuk kata kerja ini di berita, di percakapan tentang kehilangan barang, di bacaan tentang keamanan siber. Jadi saat memilih cuplikan untuk dictation, prioritaskan cuplikan yang ada was stolen, has been stolen, had been stolen. Tiga kali melewatkan was, Anda akan otomatis menunggunya di keempat kalinya.

Untuk memahami mengapa bunyi-bunyi ini hilang, bukan karena pendengaran Anda lemah, artikel connected speech menjelaskan mekanisme elision dan linking untuk seluruh kalimat. Untuk kalimat nyata yang bisa dicoba, masuk ke perpustakaan podcast, transcript sudah tersedia untuk langkah pengecekan.

Kolokasi umum dengan stole dan stolen

Steal tidak melahirkan banyak phrasal verb seperti go through atau ring up. Ia miskin phrasal verb, jadi tabel di bawah mengumpulkan collocation, yaitu kombinasi kata yang sering muncul bersama, dan itulah yang benar-benar Anda temui. Semua sudah ditulis dalam bentuk lampau atau participle.

KolokasiArtiContoh
steal something from someoneMencuri sesuatu milik seseorangHe stole a laptop from the office.
have something stolenKehilangan sesuatu karena dicuriShe had her passport stolen in the airport.
get stolenDicuri, cara bicara lebih santai daripada was stolenMy scooter got stolen outside the market.
stolen goodsBarang curian, barang buktiThey were caught with stolen goods.
stolen identityIdentitas yang dicuriHis stolen identity was used to open an account.
steal the showMencuri perhatianThe drummer stole the show that night.
steal someone's thunderMerebut pencapaian atau momen orang lainHe announced it first and stole her thunder.
steal a glanceMelihat sekilas diam-diamShe stole a glance at the clock.
steal a march onMendahului lawan selangkahThe company stole a march on its rivals.
steal awayMenyelinap pergi, pergi diam-diamThey stole away before the speeches started.
steal up onMendekat diam-diam, datang tiba-tiba tanpa disadariThe deadline stole up on us.
be a stealSangat murah, sangat untung, di sini steal adalah kata bendaAt that price the ticket was a steal.
steal timeMenyempatkan sedikit waktuHe stole ten minutes to call home.

Ada satu detail yang perlu diperhatikan pada dua baris have something stolen dan get stolen. Keduanya menyatakan Anda sebagai korban, bukan pelaku, dan keduanya jauh lebih alami daripada kalimat pasif formal saat Anda bercerita. "I had my bag stolen" dan "my bag got stolen" adalah dua kalimat yang akan Anda dengar dalam percakapan, sedangkan "my bag was stolen" lebih cocok untuk berita.

Satu detail lagi tentang steal a march on dan steal someone's thunder. Dua kolokasi ini tidak ada hubungannya dengan pencurian, mereka hanya meminjam gambaran mengambil bagian milik orang lain. Di podcast bisnis Anda akan sering menemukannya, dan jika hanya mengingat arti harfiah steal, seluruh kalimat akan kehilangan maknanya.

Kesalahan yang sering dilakukan penutur bahasa Vietnam dengan steal

Stealed. Kesalahan ini berasal dari refleks menambahkan -ed ke kata kerja apa pun. Steal tidak pernah dibentuk secara regular. Hanya ada stole dan stolen, tidak ada stealed, tidak ada stoled. Kesalahan ini sering muncul dalam tulisan di bawah tekanan waktu, saat tangan bergerak lebih cepat dari ingatan.

Was stole menggantikan was stolen. Kesalahan paling umum untuk kata kerja ini, dan umum karena sebagian besar kalimat tentang kehilangan barang adalah pasif, jadi bagian ini dilewati sangat sering. Setelah is, was, were, been, dan setelah have, has, had, bentuk wajib adalah stolen.

Did you stole. Satu kalimat hanya butuh satu tanda lampau. Did sudah melakukan pekerjaan itu, jadi kata kerja setelahnya tetap bentuk dasar. "Did anyone steal the files?" barulah benar. Kesalahan ini sering muncul tepat saat Anda sedang fokus mengingat bahwa bentuk lampau steal adalah stole.

Rob dipakai dengan benda. "They robbed my phone" adalah kalimat salah. Rob dipakai dengan orang atau tempat: rob a bank, rob a tourist. Steal dipakai dengan benda: steal a phone, steal money. Untuk mengatakan keduanya, gunakan "They robbed me of my phone". Ini adalah kesalahan yang terdengar sangat Vietnam karena bahasa Vietnam memakai satu kata untuk keduanya.

Mencampur steal dengan steel saat menulis. Dua kata ini dibaca persis sama, jadi saat dictation, telinga Anda tidak punya petunjuk apa pun. Steel adalah kata benda untuk baja, steal adalah kata kerja untuk tindakan mencuri. Jika kalimat membicarakan material, konstruksi, atau harga logam, pilih steel.

He stole the exam. Kalimat ini akan Anda dengar dalam ucapan santai dengan arti curang, dan memang ada, tapi bukan cara bicara standar. Kata tepat untuk kecurangan ujian adalah cheat, dan untuk mengambil ide orang lain adalah plagiarise. Mendengarnya tidak berarti boleh dipakai dalam ujian atau email kerja.

Latihan cepat

Delapan kalimat, isi steal, stole, atau stolen. Kerjakan semua dulu, jawaban di bawah lihat nanti.

  1. Someone ______ my umbrella from the rack yesterday.
  2. Her passport was ______ at the bus station.
  3. Did anyone ______ anything from the storeroom?
  4. Two bicycles have been ______ this month.
  5. The young actor ______ the show on opening night.
  6. He had his wallet ______ on the train.
  7. They were caught trying to ______ from the warehouse.
  8. By the time the police came, the car had already been ______.

Jawaban: 1. stole. 2. stolen. 3. steal. 4. stolen. 5. stole. 6. stolen. 7. steal. 8. stolen.

Kalimat 3 dan kalimat 6 layak dihentikan sejenak. Kalimat 3 punya did di depan, jadi kata kerja kembali ke bentuk dasar, meski seluruh kalimat membicarakan masa lampau. Kalimat 6 memakai struktur have something done, di mana bagian di akhir selalu participle, jadi harus stolen, bukan stole. Jika Anda salah dua kalimat ini, bagian tabel di bagian kedua layak dibaca ulang sekali.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa bentuk lampau dari steal?

Bentuk lampau sederhana steal adalah stole, bentuk past participle adalah stolen. Stole berdiri sendiri sebagai kata kerja utama kalimat, stolen selalu mengikuti have, has, had atau mengikuti bentuk be dalam kalimat pasif.

Stole atau stolen, pakai yang mana?

Lihat apa yang ada di depannya. Ada have, has, had, atau ada is, was, were, been, pakai stolen. Tidak ada apa pun di depannya, pakai stole. "Someone stole my bag" benar, "My bag was stolen" benar, "My bag was stole" salah.

Apa beda steal dan rob?

Steal berpasangan dengan barang yang diambil, rob berpasangan dengan orang atau tempat yang dirampok. Kamu steal a phone dan rob a bank. Untuk menyebut keduanya, gunakan struktur rob someone of something. Kalimat "they robbed my phone" salah.

Apakah steal dan steel satu kata yang sama?

Tidak. Dua kata itu terdengar persis sama, keduanya /stiːl/, tapi steal adalah kata kerja berarti mencuri dan steel adalah kata benda berarti baja. Saat mendengar, hanya konteks yang bisa membedakan keduanya.

Kenapa sering mendengar stolen atau menulis sold?

Karena kedua kata memakai vokal yang sama /oʊ/ dan sama-sama punya bunyi /l/ di tengah, hanya beda di bagian akhir, dan bagian akhir selalu yang paling lemah dalam ucapan cepat. Lagipula, keduanya masuk akal secara makna saat menceritakan barang yang sudah tidak ada. Cara memperbaikinya: dengarkan pasangan itu berulang kali sampai telinga bisa membedakan dua grup konsonan akhir.

Berapa lama latihan sampai bisa dengar stolen dalam kalimat pasif yang diucapkan cepat?

Bagian tata bahasanya tidak butuh waktu lama, satu sesi cukup. Bagian telinga tergantung fondasi mendengar yang ada sekarang, dan cara ukur paling praktis: salin beberapa berita pendek lalu lihat di mana kamu masih melewatkan was atau been. Cek level mendengar sekali di awal, patokan perbandingan nanti ada di sana.

Tabel lima baris di awal halaman kamu baca selesai dalam tiga puluh detik, dan itu bagian paling mudah di sini. Sisanya, stolen selalu bersembunyi di belakang was yang hampir tidak terdengar, baru benar-benar masuk telinga saat kamu salah menulis lalu melihat di mana letak kesalahanmu. Pilih satu episode pendek dan coba dikte mendengarkan satu cuplikan berita tentang kasus barang hilang, lalu hitung berapa kata kerja bantu yang masih terlewat di hasil tulisanmu.

WELE Team
The WELE team writes about dictation, listening practice and how to keep self-study going.